maka masih banyak hal yg patut disyukuri...bagaimana tidak? saat tadi pagi d sekolah, ku dibuat tersadar...bahwa rezeki dari Alloh itu terhampar luas buat umatnya, hanya tinggal bagaimana umat tersebut melek untuk menjemput rezeki itu.
ikhwal kecil namun menarik sekali untuk ditarik hikmahnya...
1. tapi pagi d sekolah ceritanya ada seorang mas mas jawa orang cerbon, datang ke sekolahku pagi2 banget, bawa gembolan keresek item...tampangnya biasa, bahkan nyaris tak tertebak sebagai seorang penjual mainan anak-anak yang biasanya nongkrong di depan sekolah. mas mas itu tak mengatakan sepatah katapu, mungkin karna dia ga ngerti bahasa sunda. dia langsung celingukan nyari tempat nyaman buat menggelar dagangannya yang tampak hanya sedikit saja!
awalnya ku gak tahu si mas itu jualan apa ya? sejam, dua jam, hingga 4 jam berselang setelah waktu belajar bergulir, aku gak pedulikan si mas mas itu. lantas istirahatpun tiba, aku duduk d beranda ruang guru. kulihat anak-anak didikku tengah asyik memainkan sebuah boneka kecil plus tongkat kecil berbentuk bintang. kutanyakan pada anak-anak itu, "eta nuju ngorek naon neng?" tanyaku... mereka (siswa2) tanpa panjang lebar menjawab langsung mendemontrasikan mainan yang ada ditangannya, salah satu diantara nya berkata n mempraktekkan : "bangun...bangun...hari sudah siang...ting!" lalu boneka kecil yg ada d telapak tangannya bangun dengan sendirinya..., tahukan apa yg ada d telapak tangan anak kecil itu? yah...ketika kulihat dan kupegang itu hanyalah boneka biasa terbuat dari busa yg didalamnya diisi tanah liat berbentuk bulatan logam uang 100 rupiah. ku tanyakan pada merke, darimanakah mainan eitu mereka daptkan, dan mereka jawab dengan isyarat :"itu...." sambil menunjuk arah si pedagang. ternyata yg berjualan itu adalah laki-laki mas mas yg tadi datang paling pagi untuk berjualan.
kulihat dagangan si mas digerumuti oleh anak-anak, dagangan kreatifnya, hampir udah laku setengahnya...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar