umurku sudah hampir seperempat abad. sudah matang dan cukup usia untuk menikah dan merasakan kebahagiaan kehidupan dibabak lain bersama seorang pasangan sejati. namun hingga saat ini, kekasihku belum juga kutemukan. sering hati ini merasakan kesedihan, sering diri ini meratap, sering mata ini tanpa terasa menitikkan air mata tatkala ingat pada diri yang tengah merasakan iri pada mereka disana yang telah lengkap hidupnya merasakan bahagia dalam warna hidup bersama pasangannya. aku sering mengeluh pada NYA, dan mempertanyakan apakah ini sebuah cobaan untukku dan aku harus kuat. disatu sisi aku begitu berharap akan kehadiran seseorang itu, namun di sisi lain kehendak Alloh tak akan bisa tertolak dan terpaksa oleh apapun dan siapapun. aku kemudian berfikir mungkin ini adalah pelajaran untukku, ini mungkin yang terbaik bagiku..
dilain waktu aku kembali merenung, masih mencoba cari jawaban tentang pasangan sejati itu. dimanakah ia berada? kapankah aku bertemu dengannya? siapakah dia? namun semakin aku memutar otak mengingatnya aku semakin merasa pusing, buntu, dan berujung dengan tangisan yang menyeruak. aku kadang berfikir tak adakah seseorang yang memang mau padaku? apakah mungkin tak ada seorangpun yang tercipta untukku, tak adakah seseorang itu yang akan merubah semua warna dalam diriku semakin indah?
akh...aku merasa gelap akan jawaban tentang itu. semua akan menjadi terasa terobati tatkala aku ingat bahwa Alloh telah ciptakan pendamping untukku dan itu pasti! hanya mungkin saat ini belum waktunya. dan aku kembali akan menangis mengingat hal itu.
ada pertanyaan yang selama ini apabila dipertanyakan orang-orang padaku begitu sulit aku menjawabnya yaitu :
mana calonnya ?
kapan menyusul ke pelaminan?
siapa pendampingnya?
akh...itu pertanyaan-pertanyaan yang akan membuatku mati kutu untuk menjawabnya.
belum lagi aku akan dibuat menangis hati ini jika sudah ada orang yang gak ngerti keadaanku, mereka menyindirku dengan sebutan "gak laku" memperbandingkanku dengan gadis yang umurnya lebih muda namun mereka sudah terlihat beruntung berdampingan dengan seseorang.
walopun entahlah sebenarnya mereka itu berjodoh ato tidak..namun dalam kalangan masyarakat awam dikampungku, gadis seusiaku ini terbilang sudah tua dan melebihi batas normal usia menikah.
aku tahu karena statusku ini juga orang tuaku terutama ibuku sering menakis karena aku. beliau menagisiku karena teman-teman sesama ibu-ibu banyak menyindir anaknya ini yang masih bertahan dengan kesendirian.
padahal aku sebagai wanita normal pada umumnya tentu sangat berharap bisa segera menemukan pilihan pasangan sejati. akupun sama seperti mereka, ingin merasakan hidup normal sebagai seorang pasangan, seorang istri, seorang bunda, menjadi seorang wanita yang sempurna sebagai wanita..
namun dibalik semua harapanku itu kutahu ada Rabb yang lebih kuasa mengaturnya.
Ya Alloh..jika memang sendiriku menuntunku untuk belajar menjadi insan lebih baik maka tuntunlah aku..
jika dengan berpasangan aku akan lebih bahagian, maka bahagiakanlah aku
jika berpasangan lebih baik bagiku daripada sendiri dalam hal segalanya dunia akhiratku..maka tuntunlah aku temukan pasanganku itu dan bahagiakanlah hidupku hingga ke akhirnya. tuntunlah aku hidup bahagia bersamanya dunia wal akhirat.. amiin...
ku yakin Engkau akan pasangkan aku dengannya dan perytemukan aku di saat terbaik ditempat terbaik dan menyatu dalam ikatan terbaiki yang Kau Ridhoi..amiin
kabulkanlah harapku Ya Alloh Yaa. dzaljalaaliwalikrom...amiin ya mujibuddu'a..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Gini aza nich, aku cariin buat kamu trus kamu cariin juga buat aku ya.... Mau gak... hubungi aku aza di ciamiscity[at]gmail[dot]com
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus